Review Film Vermiglio (2024), Keindahan Alam Menopang Kelesuan Film Drama Klasik dengan Banyak Penghargaan Ini

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Kamis, 19 Desember 2024 | 07:48 WIB
Poster film Vermiglio (2024) (IMDb)
Poster film Vermiglio (2024) (IMDb)

KLIK SAJA - Sutradara sekaligus penulis naskah Maura Delpero menyuguhkan sebuah film drama klasik yang menunjukkan kehidupan sebuah desa di pegunungan bersalju Italia, Vermiglio (2024).

Karya ini merupakan kelanjutan suksesnya atas film Maternal yang dirilis tahun 2019 lalu.

Menjadi latar belakang dari produksi Vermiglio, adalah sejarah keluarga Maura Delpero sendiri yang hendak ia tunjukkan lewat sebuah keluarga besar yang hidup terpencil di atas pegunungan Vermiglio, di mana harus bereaksi terhadap datangnya seorang asing dari Sisilia.

Alur penceritaannya memang terkesan lesu dan pokok permasalahan diselesikan dengan simpel. Namun karena terbukti bisa memenangkan banyak penghargaan, orisinalitas dan pemandangan alam desa bersalju menjadi poin terbaiknya.

Dirilis pada 2 September 2024 untuk kepesertaan di Festival Film Venice 2024, film berdurasi 1 jam 59 menit ini mendapatkan nilai baik, yakni 7.1/10 di IMDb. Pengerjaan proses produksi film Vermiglio berada dalam payung perusahaan Cinedora, Charades, dan Versus Production.

 

Seperti karya filmmaker Italia lain, kesederhanaan cerita dilengkapi dengan setting yang sangat realistis menggambarkan kehidupan masyarakat di Perang Dunia II sungguh memukau.

Baca Juga: Review Film Carry-On (2024), Aksi Menegangkan Taron Egerton Mengamankan Gas Beracun Dalam Pesawat

Masuknya Sosok Asing dalam Masyarakat Vermiglio

Diceritakan dalam Perang Dunia II, wilayah pegunungan bersalju Vermiglio sebenarnya jauh dari medan pertempuran, sehingga masyarakat sekitar hidup dalam kondisi yang relatif aman dan damai. Mereka hanya perlu mematikan lampu saat ada suara pesawat tempur terdengar dari kejauhan.

Ada sebuah keluarga besar Cesare (diperankan oleh Tommaso Ragno) yang merupakan guru di sekolah yang juga menjadi miliknya. Ia memiliki istri Adele (Roberta Rovelli) dengan sepuluh anak. Hidup juga dengan mereka adalah adik Adele, Cesira (Orietta Notari) yang seorang janda.

Suatu kettika anak Cesira, Attilio (Santiago Fondevila) secara mendadak kembali dari medan perang dibopong oleh pria Sisilia bernama Pietro (Guiseppe De Domenico).

Karena heroik dalam menyelamatkan Attilio, nama Pietro mendadak mahsyur di desa tersebut, dan sosok tampan-nya membuat anak tertua Cesare, yakni Lucia (Martina Scrinzi) jatuh hati.

Berjalannya waktu, kedua insan ini memutuskan menikah, dan masalah timbul ketika Pietro memutuskan pulang untuk sementara ke Sisilia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: IMDb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X