Mengenal Abel Tasman, Sang Pelaut VOC yang Menjelajah Samudra Pasifik

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 18 Agustus 2025 | 00:13 WIB
Lukisan Abel Tasman di abad 17 (Dutch Australian Cultural Centre)
Lukisan Abel Tasman di abad 17 (Dutch Australian Cultural Centre)

KLIK SAJA – Bagi kamu penyuka dunia kelautan, nama Abel Tasman pasti tak begitu asing, karena kontribusinya dalam memetakan Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru hingga Kepulauan Pasifik.

Abel Janszoon Tasman lahir pada tahun 1603 adalah seorang pelaut dan penjelajah Belanda.

Ia terkenal karena pelayarannya pada tahun 1642 dan 1644 untuk Perusahaan Hindia Timur Belanda  atau yang kita lebih kenal dengan nama VOC.

Ia terkenal sebagai orang Eropa pertama yang mencapai Selandia Baru , yang ia beri nama Staten Landt .

Ia juga merupakan eponim dari pulau Tasmania, yang terletak di selatan Australia.

Kemungkinan lahir pada tahun 1602 atau 1603 di Lutjegast , Belanda, Tasman memulai kariernya sebagai pelaut niaga dan menjadi navigator yang terampil .

Pada tahun 1633, ia bergabung dengan VOC dan berlayar ke Batavia , sekarang Jakarta, Indonesia.

Ia berpartisipasi dalam beberapa pelayaran, termasuk satu ke Jepang. Pada tahun 1642, Tasman ditunjuk oleh VOC untuk memimpin ekspedisi untuk menjelajahi wilayah yang belum dipetakan di Samudra Pasifik Selatan .

Misinya adalah untuk menemukan rute perdagangan baru dan untuk membangun hubungan perdagangan dengan penduduk asli.

Setelah meninggalkan Batavia, Tasman berlayar ke barat ke Mauritius, lalu ke selatan ke Roaring Forties , lalu ke timur, dan mencapai pantai Tasmania, yang ia beri nama Van Diemen's Land, yang merupakan  pelindungnya, Anthony van Diemen.

Jalur Pelayaran Abel Tasman
Jalur Pelayaran Abel Tasman (Britannica)

Ia kemudian berlayar ke timur laut, dan merupakan orang Eropa pertama yang menemukan pantai barat Selandia Baru, yang ia beri nama Staten Landt .

Kemudian nama daerah ini diubah menjadi Nieuw Zeeland , berdasarkan nama provinsi Zeeland di Belanda , oleh Joan Blaeu , kartografer resmi Perusahaan Hindia Timur Belanda. [ 1 ]

Terlepas dari berbagai pencapaiannya, ekspedisi Tasman tidak sepenuhnya berhasil. Pertemuan dengan suku Māori di Pulau Selatan Selandia Baru mengakibatkan konfrontasi sengit, yang menewaskan empat anak buah Tasman.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X