KLIK SAJA - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) kembali menjadi bahan perbincangan hangat di media sosial setelah harganya kembali bertahan di level Rp50 per saham.
Kondisi tersebut memunculkan berbagai candaan sekaligus keluhan dari investor ritel yang telah lama menahan saham GOTO. Istilah "kutukan gocap" bahkan kembali viral di berbagai platform, terutama Threads.
Di sisi lain, perusahaan sebenarnya baru saja mengumumkan aksi korporasi berupa buyback saham bernilai triliunan rupiah.
Namun hingga kini sentimen tersebut belum mampu mengubah pergerakan harga saham secara signifikan.
Istilah "Kutukan Gocap" Viral di Media Sosial
Fenomena "kutukan gocap" kembali ramai diperbincangkan setelah saham GOTO bertahan di harga Rp50 per lembar.
Banyak investor menganggap angka tersebut seolah menjadi batas yang sulit ditembus oleh saham emiten teknologi tersebut.
Salah satu unggahan yang menarik perhatian berasal dari akun @adistyyy.tp.
"Apakah GOTO bakal keluar dari kutukan GOCAP? Ini hanyalah masalah waktu. Saatnya bikin wasiat untuk anak bungsu kalau ayahmu punya saham GOTO," tulis akun tersebut disertai emoji tertawa, seperti dikutip oleh Kilat.com, salah satu media mitra Promedia Group pada Jumat 26 Juni 2026.
Unggahan itu ditonton lebih dari 5.700 kali dan memancing berbagai komentar dari investor lainnya.
Candaan tersebut sekaligus menggambarkan bagaimana sentimen investor ritel masih dipenuhi rasa frustrasi terhadap pergerakan saham GOTO.
Investor Lama Mengaku Masih Menanggung Kerugian
Percakapan di media sosial juga diwarnai curahan hati investor yang masih mengalami kerugian besar.