Dalam rekaman tersebut, korban terlihat berusaha bertahan di permukaan air sambil meminta pertolongan.
Ia tampak melambaikan tangan ketika ombak terus menghantam area sekitar.
Pengunjung yang berada di lokasi tidak bisa langsung melakukan penyelamatan karena kondisi laut yang berbahaya.
Tebing yang tinggi juga membuat warga kesulitan menjangkau korban.
Situasi tersebut membuat upaya penyelamatan harus menunggu bantuan dari tim terkait.
BPBD Ungkap Korban Jatuh Akibat Terhantam Ombak Besar
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah, menjelaskan dugaan penyebab korban jatuh.
Menurutnya, korban berada di area foto yang berada dekat dengan tebing.
“Penyebab (jatuh) terkena ombak di pinggir tebing, di tempat foto Apparalang dan membuat korban jatuh,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulukumba, Andi Hasbullah kepada awak media pada Minggu, 7 Juni 2026.
Kondisi ombak yang besar menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian.
Tim SAR kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Tim SAR Temukan Korban Setelah Pencarian Hampir 9 Jam
Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap korban selama hampir sembilan jam.
Upaya pencarian dilakukan dengan menyisir area laut sekitar lokasi korban terakhir terlihat.