nasional

Upaya Pemkot Semarang Tangani Banjir di Tugu dan Ngaliyan Setelah Tanggul Sungai Jebol

Senin, 18 Mei 2026 | 06:06 WIB
Upaya Pemkot Semarang Tangani Banjir di Tugu dan Ngaliyan Setelah Tanggul Sungai Jebol

Salah satu fokus utama penanganan banjir adalah membersihkan material lumpur di kawasan Silayur, Ngaliyan.

Lumpur tebal sempat menutup akses jalan sehingga mengganggu mobilitas warga dan kendaraan yang melintas.

Petugas gabungan bekerja membersihkan jalan agar akses transportasi kembali bisa digunakan dengan aman.

Selain lumpur, sisa material banjir lain juga diangkut untuk mencegah penyumbatan saluran air.

Pembersihan dilakukan secara bertahap karena volume lumpur cukup banyak di beberapa titik.

Jalur Silayur menjadi perhatian khusus karena merupakan akses penting bagi masyarakat sekitar.

Tanggul Sungai Plumbon yang Jebol Mulai Ditangani

Banjir di kawasan Tugu dan Ngaliyan dipicu oleh jebolnya tanggul Sungai Plumbon setelah debit air meningkat drastis.

Baca Juga: Cek Jadwal KA Kamandaka Semarang ke Purwokerto Selama Libur Idul Adha 2026, Cocok untuk Mudik dan Liburan

Kerusakan tanggul dilaporkan mencapai sekitar 40 meter dan membuat air meluap ke permukiman warga.

Pemkot Semarang bersama BBWS Pemali Juana mulai melakukan penanganan darurat untuk menahan aliran air.

Ribuan karung pasir dan trucuk bambu digunakan sebagai pengaman sementara di lokasi tanggul jebol.

Langkah tersebut dilakukan agar kondisi tidak semakin parah jika hujan kembali turun.

Penanganan permanen nantinya akan dilakukan setelah kondisi lebih stabil.

Infrastruktur Rusak Mulai Didata untuk Perbaikan

Halaman:

Tags

Terkini