Mereka tidak menyadari adanya potensi bahaya dari hulu. Tiba-tiba air bah datang dengan cepat.
“Saat para pelajar itu mandi, tiba-tiba ada air bah dari atas, mereka terseret arus,” ucap Kapolres Lebong AKBP Agoeng Ramadhani sekaligus memimpin proses pencarian korban.
Warga sekitar juga menyebut debit air sungai sering naik mendadak.
Ditambah kondisi sungai berbatu, arus menjadi semakin berbahaya.
Tiga Pelajar Meninggal Dunia, Lima Dirawat
Dari total 11 pelajar yang datang, 8 sempat hanyut terbawa arus.
Baca Juga: Nyentrik! Mahasiswa UMBY Tunggangi Sapi Jantan Saat Menuju Acara Wisuda Kelulusan
Proses pencarian dilakukan hingga malam hari sekitar pukul 21.00 WIB.
Seluruh korban akhirnya berhasil ditemukan dan dievakuasi. Tiga pelajar dinyatakan meninggal dunia.
“Keseluruhan korban yang terjebak banjir Sungai Kemaceak Desa Lemeu Kecamatan Uram Jaya dengan inisial L, VR, dan FR dinyatakan meninggal dunia,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebong, Syaprul.
Sementara lima korban lainnya dirawat di RSUD Lebong akibat luka dan kelelahan.
Proses Evakuasi Libatkan Tim Gabungan
Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan dari berbagai pihak.
TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas turut dikerahkan. Relawan warga juga ikut membantu pencarian korban.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang karena kondisi arus deras.