Wilayah ini tengah mengalami kondisi kemanusiaan yang sangat kritis akibat gempuran tanpa henti dari Israel.
Kehadiran pasukan perdamaian dalam jumlah besar sangat diperlukan untuk melindungi kelompok-kelompok rentan, seperti perempuan, lansia, anak-anak, serta jurnalis yang bertugas di tengah area konflik.
Langkah ini mencerminkan peran aktif Indonesia dalam upaya global menciptakan dunia yang lebih damai dan berkeadilan.
Pada sidang umum PBB kali ini, isu utamanya adalah status negara Palestina, dimana banyak negara yang mengakui keberadaan negara Palestina, termasuk Indonesia.***