KLIK SAJA - Eki Cahyadi Kam, atau yang lebih dikenal dengan Eki Cahyadi, adalah musisi asal Indonesia yang kisah hidup dan kariernya berhasil mencuri perhatian publik internasional.
Namanya menjadi viral setelah menorehkan prestasi gemilang dengan menjuarai ajang pencarian bakat All Together Now Italia musim ketiga tahun 2025, menjadikannya orang Asia pertama yang meraih gelar juara dalam kompetisi tersebut.
Kemenangan itu bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional, sekaligus menjadikan Eki simbol kisah inspiratif from zero to hero—dari pengamen jalanan hingga artis ternama di Eropa.
Awal Perjalanan: Bakat Sejak Kecil
Eki merupakan lelaki kelahiran Jakarta yang telah menjadi anak yatim sejak remaja.
Bakat menyanyinya sudah terlihat sejak usia dini. Semasa kecil, ia kerap mengikuti berbagai lomba menyanyi dan hampir selalu meraih juara.
“Dari kecil sudah sering ikut lomba nyanyi, dan kebetulan juara terus. Akhirnya papa menyarankan aku sekolah musik, sekolah vokal,” kenang Eki.
Didukung pendidikan vokal, Eki pun memantapkan langkahnya di dunia musik. Namun, jalan menuju kesuksesan tidak serta-merta terbentang mulus.
Menjadi Pengamen di Italia: Jalan Terjal Penuh Tantangan
Demi mengejar mimpi, Eki memberanikan diri merantau ke Italia, khususnya Milan. Keterbatasan bahasa dan sulitnya mencari pekerjaan membuatnya kembali ke dunia yang sudah dikenalnya: mengamen.
Namun, mengamen di Italia jauh lebih rumit dibandingkan di Indonesia. Ia harus mengikuti audisi resmi dari pemerintah daerah, mempresentasikan konsep pertunjukannya, dan memenuhi berbagai syarat untuk mendapatkan lisensi mengamen.
“Ngamen di sana ternyata tidak sembarangan. Kita harus audisi dulu dan menyampaikan konsep. Kalau lolos, baru dapat izin,” ungkapnya.
Setelah lolos seleksi, Eki mulai mengamen secara legal dan menjalani aktivitas tersebut selama sekitar satu tahun, hingga pandemi Covid-19 melanda dan menghentikan seluruh aktivitasnya.