Dari Cahaya Layar ke Air Mata Nyata di Lapangan
Raffi menyebut bahwa di balik gemerlap film, ada air mata yang sungguh-sungguh terjadi.
Kalimat ini langsung menyentuh hati warganet.
Ia menekankan bahwa empati harus hadir, bukan hanya sorotan kamera.
Bagi tim produksi, donasi ini adalah bentuk kepedulian terdalam.
Mereka sadar banyak penyintas kehilangan rumah dan harta.
Film bukan sekadar hiburan, tapi juga jembatan kemanusiaan.
Pesan ini membuat Timur terasa lebih bermakna.
Iko Uwais: 'Sudah Terlalu Lama Saudara Kita Menderita'
Iko Uwais sebagai sutradara sekaligus pemeran utama ikut menyuarakan keprihatinan.
Ia menyoroti bahwa musibah di Sumatera dan Aceh sudah berlangsung hampir sebulan.
Baca Juga: Review Film The Pig King (2020), Kisah Masa Lalu Sang Raja Babi Sahabat Sun Wukong
Kondisi ini menurutnya tak bisa lagi ditunda untuk dibantu.
Iko merasa terpanggil sebagai sesama anak bangsa.