entertainment

Review Film Mission: Impossible – Ghost Protocol (2011), Ketika Tom Cruise Bergelantungan di Menara Tertinggi Dunia

Minggu, 14 Desember 2025 | 16:00 WIB
Mission Impossible : Ghost Protocol (spoiler town)

KLIK SAJA - Mission: Impossible – Ghost Protocol adalah film aksi spionase Amerika Serikat yang dirilis pada tahun 2011 dan disutradarai oleh Brad Bird, yang untuk pertama kalinya menyutradarai film live-action.

Naskah film ini ditulis oleh Josh Appelbaum dan André Nemec, yang juga bertindak sebagai ko-produser.

Film ini diproduseri oleh Tom Cruise, J.J. Abrams, dan Bryan Burk.

Film ini merupakan sekuel dari Mission: Impossible III (2006) sekaligus film keempat dalam seri Mission: Impossible.

Film ini dibintangi oleh Tom Cruise, Jeremy Renner, Simon Pegg, dan Paula Patton, dengan peran pendukung oleh Michael Nyqvist, Vladimir Mashkov, Josh Holloway, Anil Kapoor, dan Léa Seydoux.

Dalam film ini, organisasi rahasia Impossible Missions Force (IMF) dibubarkan setelah dituduh secara terbuka terlibat dalam pengeboman Kremlin.

Akibatnya, Ethan Hunt (Tom Cruise) dan timnya harus menjalankan misi berbahaya tanpa dukungan, sumber daya, maupun perlindungan resmi demi membersihkan nama mereka.

Plot Cerita

Agen IMF Trevor Hanaway tewas di Budapest setelah dibunuh oleh seorang pembunuh bayaran bernama Sabine Moreau, yang mencuri kode peluncuran nuklir Rusia untuk dijual kepada seseorang bernama Cobalt.

Ethan Hunt dibebaskan dari penjara di Moskow dan ditugaskan menyusup ke Kremlin untuk mengungkap identitas Cobalt.

Baca Juga: Review Film The Amazing Spider-Man (2012), Reboot Manusia Laba-Laba yang Lebih Berkarakter dan Fresh

Namun, misi tersebut gagal dan Kremlin hancur akibat ledakan, membuat Ethan dituduh sebagai dalang serangan.

Cobalt kemudian terungkap sebagai Kurt Hendricks, seorang ekstremis yang ingin memicu perang nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia.

Pemerintah AS mengaktifkan Ghost Protocol, yang berarti IMF secara resmi tidak diakui lagi. Meski demikian, Ethan dan timnya—Jane Carter, Benji Dunn, dan analis misterius William Brandt—tetap melanjutkan misi secara mandiri.

Halaman:

Tags

Terkini