entertainment

Review Film 'Air Mata Mualaf' (2025): Ketika Iman Menjadi Rumah Baru yang Penuh dengan Sarat Pesan dan Emosi

Jumat, 5 Desember 2025 | 10:18 WIB
Review Film 'Air Mata Mualaf' (2025): Ketika Iman Menjadi Rumah Baru yang Penuh dengan Sarat Pesan dan Emosi (IMDb)

KLIK SAJA - Film Air Mata Mualaf menawarkan pengalaman menonton yang pelan tapi menghunjam, jenis film yang membuatmu duduk diam beberapa menit setelah kredit bergulir, merenungi perjalanan seseorang mencari pegangan hidup.

Disutradarai dengan sentuhan emosional yang rapi, film ini mengajak penonton menyusuri luka, pencarian jati diri, dan spiritualitas lewat kacamata Anggie, seorang perempuan Indonesia yang menetap di Australia dan mengalami hidup yang jauh dari kata mudah.

Dari Titik Terendah hingga Cahaya Baru

Anggie (Acha Septriasa) tinggal di Sydney, namun hidupnya tidak seindah kartu pos.

Baca Juga: Hubungan Retak Jelang Tahun Baru, Inara Melangkah Pergi dan Wardatina Ambil Jalur Cerai!

Hubungannya dengan Ethan berakhir tragis, disertai kekerasan yang membuatnya terseret ke titik paling gelap.

Dalam keadaan mabuk, terluka, dan kacau, ia jatuh di depan sebuah masjid.

Di sinilah semesta seperti berhenti sebentar. Fatimah pengurus masjid menolong Anggie, membersihkan lukanya, dan memperdengarkan lantunan Al-Qur’an yang perlahan meredakan badai di dalam hatinya.

Momen itu menjadi titik balik Anggie memutuskan menjadi mualaf.

Namun keputusan besar itu justru menjadi awal rangkaian konflik baru, terutama penolakan keluarga dan lingkungan di Australia.

Film ini memotret prosesnya mencari jati diri dengan jujur, rapuh, sekaligus hangat.

Baca Juga: Review Film Gunpowder Milkshake (2021) Kisah Para Wanita Jagoan Melawan Mafia Jahat

Pelan, Dalam, dan Menyentuh Lapisan yang Jarang Disorot

Air Mata Mualaf bukan tipe film yang meledak-ledak. Ia bergerak pelan, tapi justru di situlah kekuatannya.

Halaman:

Tags

Terkini