entertainment

Review Film 'Ahlan Singapore' (2025), Hadirkan Romansa Mahasiswa Indonesia di Singapura

Sabtu, 8 November 2025 | 06:42 WIB
Review Film 'Ahlan Singapore' (2025), Hadirkan Romansa Mahasiswa Indonesia di Singapura (Poster film Ahlan Singapore menampilkan dua tokoh utama yang diperankan Rebecca Klopper dan Kiesha Alvaro. Film produksi MD Pictures ini mengisahkan perjalanan emosional mahasiswa Indonesia di Singapura dalam menemukan cinta, keluarga, dan jati diri. (Foto: Dok. MD Pictures))

KLIK SAJA - Cinta di perantauan selalu punya rasa yang berbeda. Ada getirnya rindu, ada hangatnya pertemuan, dan ada canggungnya langkah saat seseorang harus memilih antara mimpi dan hati.

Semua rasa itu terangkum dalam film romantis terbaru berjudul Ahlan Singapore sebuah drama lintas budaya yang mencoba mengurai makna rumah dan cinta dalam konteks modern.

Film ini digarap dengan latar penuh warna di Singapura, negara kecil yang sarat cerita besar.

Dari gemerlap Marina Bay hingga suasana klasik Kampong Glam, setiap sudutnya terasa hidup dan berfungsi bukan sekadar latar, tapi juga sebagai simbol dari pencarian jati diri.

Baca Juga: Review Film 'The Wailing' (2016), Tentang Kepercayaan yang Diuji di Tengah Kegelapan

Disutradarai oleh sineas muda yang visioner (nama sutradara belum dirilis resmi), Ahlan Singapore menempatkan mahasiswa Indonesia sebagai pusat cerita.

Mereka bukan sekadar pelajar yang menimba ilmu, tetapi juga manusia-manusia muda yang sedang belajar tentang arti kehilangan, kesetiaan, dan keluarga.

Cerita Tentang Hati dan Arah Pulang

Tokoh utama yang diperankan oleh Rebecca Klopper memerankan sosok mahasiswi asal Indonesia yang datang ke Singapura dengan segudang impian.

Namun kehidupan di negeri orang tak selalu seindah bayangan. Di tengah tekanan akademik dan budaya baru, ia bertemu dengan karakter yang diperankan Kiesha Alvaro sosok hangat dan sedikit idealis yang membuat segalanya berubah.

Keduanya kemudian terjebak dalam dilema klasik, cinta yang tumbuh di waktu yang tidak tepat.

Baca Juga: Habib Jafar Tak Menjauh: Saat Onad Terjerat Narkoba, Persahabatan Mereka Justru Diuji

Tapi film ini tidak berhenti di kisah romansa remaja biasa. Ia bergerak lebih dalam menyoroti kerinduan akan keluarga, tekanan menjadi "anak berprestasi”, hingga perasaan terasing yang sering dialami mahasiswa perantauan.

Dalam perjalanan itu, muncul pula karakter-karakter kuat lain seperti Ibrahim Risyad, Ferry Salim, Putri Ayudya, Alya Rohali, dan Emilat Morshedi yang masing-masing membawa lapisan emosional tersendiri.

Halaman:

Tags

Terkini