Seiring waktu, ia mulai merasakan keganjilan dan menemukan kebenaran mengerikan: seluruh dunianya adalah simulasi komputer.
Realitas ini diciptakan oleh karakter Chris Pine agar laki-laki bisa hidup dalam fantasi tanpa batas, sebuah konsep yang menyentil isu gender dan kontrol.
Namun, terungkapnya twist ini memicu pertanyaan logika yang tak terjawab.
Rating
6.5/10 – Film ini memiliki ide yang menarik dan akting brilian dari Florence Pugh, tetapi plot holes setelah twist terungkap mengurangi dampak keseluruhan.***