entertainment

Review Film 'The Man Named Leopard' (2019), Kisah Heroik Sang Penegak Keadilan

Jumat, 9 Mei 2025 | 14:45 WIB
Cover fil The Man Named Leopard (imdb)

KLIK SAJA - The Man Named Leopard adalah sebuah film aksi sejarah yang dirilis pada tahun 2019, dan berhasil menyentuh hati banyak penonton melalui kisah inspiratif seorang tokoh nyata dari sejarah Tiongkok — Bao Zheng.

Film ini Disutradarai oleh maestro perfilman Zhang Yimou, yang dikenal lewat karya-karya visual memukau seperti Hero dan House of Flying Daggers.

Film ini menyajikan perpaduan sempurna antara laga, drama sejarah, dan nilai-nilai moral yang kuat.

Bao Zheng, yang dijuluki “Leopard” karena tanda lahir khas di wajahnya, merupakan seorang hakim legendaris dari Dinasti Song yang dikenang karena keberanian dan integritasnya.

Dalam film ini, peran Bao Zheng diperankan dengan sangat mengesankan oleh Yuming Du, yang berhasil menangkap kompleksitas karakter: seorang pemimpin yang tegas namun tetap manusiawi, kuat namun penuh belas kasih.

Cerita film ini berpusat pada perjuangan Bao Zheng dalam menghadapi korupsi dan ketidakadilan yang merajalela.

Ia tidak hanya harus berhadapan dengan penjahat-penjahat jalanan, tetapi juga dengan para bangsawan dan pejabat tinggi yang licik.

Musuh utamanya, Wang Chao (diperankan dengan penuh karisma oleh Zhen Yu), menjadi simbol dari kekuasaan yang menyimpang.

Dibantu oleh asistennya yang setia, Gongsun Ce (Song Jin), Bao Zheng berjuang untuk menegakkan hukum dengan segala risiko yang mengancam nyawanya.

Zhang Yimou kembali menunjukkan keahliannya dalam mengemas film dengan sinematografi yang memukau.

Lanskap Tiongkok kuno ditampilkan begitu megah, dengan penggunaan warna yang kuat dan koreografi laga yang indah namun realistis.

Adegan-adegan pertempuran pedang, tembakan panah, hingga konfrontasi dramatis di ruang sidang terasa hidup dan memikat.

Namun lebih dari sekadar tontonan aksi, The Man Named Leopard berhasil menyampaikan pesan moral yang mendalam.

Film ini menyoroti arti dari keberanian sejati — bukan sekadar kemampuan bertarung, tetapi keberanian untuk berdiri di pihak yang benar, meskipun harus menghadapi seluruh sistem yang korup.

Halaman:

Tags

Terkini