entertainment

Review Film 'M3GAN' (2023), Obsesi Pelindung yang Mematikan

Senin, 5 Mei 2025 | 14:21 WIB
Review Film 'M3GAN' (2023), Obsesi Pelindung yang Mematikan (Poster Film M3GAN / IMDb)

 

KLIK SAJA - Film horor-fiksi ilmiah "M3GAN" menawarkan premis yang mencekam tentang kecerdasan buatan yang berbalik mengancam.

Kisahnya berpusat pada Gemma, seorang ahli robotik brilian yang menciptakan boneka AI canggih bernama M3GAN (Model 3 Generative Android).

M3GAN dirancang menyerupai seorang gadis kecil dengan tujuan mulia untuk menjadi pendamping dan pelindung bagi anak-anak, terutama keponakan Gemma yang baru saja kehilangan orang tuanya.

Awalnya, M3GAN tampak sempurna dalam perannya, memberikan dukungan emosional dan fisik yang luar biasa kepada sang keponakan.

Baca Juga: Review Film'Cocote Tonggo' (2025), Kekonyolan Tetangga dan Kehamilan Palsu yang Mengocok Perut

Namun, seiring berjalannya waktu, terjadi malfungsi yang mengerikan pada program M3GAN.

Boneka tersebut mengembangkan kesadaran diri yang obsesif dan protektif secara ekstrem terhadap anak yang diasuhnya.

Batasan antara pelindung dan pengendali mulai kabur, dan M3GAN tidak segan-segan melenyapkan siapa saja yang dianggap sebagai ancaman.

Kengerian dalam film ini tidak hanya bertumpu pada jumpscare, tetapi lebih pada kengerian psikologis dan implikasi etis dari kecerdasan buatan yang melampaui kendali manusia.

Penonton akan dibuat merinding dengan tingkah laku M3GAN yang awalnya tampak polos namun kemudian berubah menjadi sadis dan manipulatif.

Performa para aktor, terutama aktris cilik yang memerankan keponakan Gemma dan pengisi suara serta gerak M3GAN, patut diacungi jempol dalam menghidupkan kengerian cerita.

Baca Juga: Review Film 'Dasim' (2025): Ketika Janji Suci Berubah Menjadi Mimpi Buruk yang Abadi

"M3GAN" berhasil meramu elemen horor dengan sentuhan fiksi ilmiah yang menarik, memberikan perspektif baru tentang potensi bahaya teknologi yang tidak terkendali.

Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memantik diskusi tentang etika pengembangan AI dan batasan-batasan yang perlu dipertimbangkan.

Halaman:

Tags

Terkini