Pada tahun 1959, Titiek menikah dengan Zainal Ardi, seorang penyiar RRI, dan dikaruniai dua orang putri, yaitu Petty Tunjungsari yang lahir pada 12 Januari 1960 dan Ella Puspasari yang lahir pada 23 September 1961.
Namun, Titiek dan Zainal kemudian bercerai pada 1968. Pada 1970, Titiek menikah lagi dengan musisi Mus Mualim Hingga 2008.
Titiek juga sempat berjuang melawan kanker serviks pada 2009. Dalam masa pengobatan di Singapura, ia justru menciptakan 61 lagu, menunjukkan semangat hidup dan kreativitas tanpa batas. Doa dan semangatnya terbukti menjadi kekuatan utama dalam sembuh dari penyakit tersebut.
Hingga akhir hayatnya, Eyang Titiek Puspa tetap berkarya dan menjadi panutan.
Kepergiannya pada 10 April 2025 meninggalkan duka mendalam, namun juga warisan besar yang akan terus hidup dalam musik, seni, dan hati bangsa Indonesia.
Sebuah sosok yang bukan hanya legenda, tapi juga cahaya dalam dunia seni Indonesia.***