entertainment

Review Film Korea 'Train To Busan' (2016), Film yang Wajib Ditonton Bagi Pecinta Horor dan Aksi

Minggu, 6 April 2025 | 10:47 WIB
Review Film Korea 'Train To Busan' (2016), Film yang Wajib Ditonton Bagi Pecinta Horor dan Aksi (Poster Film Train To Busan / IMDb)

KLIK SAJA - “Train to Busan” adalah film horor aksi asal Korea Selatan yang dirilis pada tahun 2016. Cerita dimulai ketika sebuah wabah virus misterius mulai menyebar di seluruh negeri, mengubah manusia menjadi zombie ganas.

Seok-woo, seorang ayah yang terjebak dalam rutinitas kerja yang padat, memutuskan untuk mengantarkan putrinya, Soo-an, ke Busan untuk bertemu dengan mantan istrinya.

Perjalanan mereka menggunakan kereta cepat KTX seharusnya menjadi momen berharga bagi keduanya.

Namun, situasi berubah drastis ketika salah satu penumpang terinfeksi virus dan menyerang penumpang lainnya.

Baca Juga: Review Film Korea 'The Wailing' (2016), Serangkaian Pembunuhan Misterius yang Terjadi Setelah Kedatangan Seorang Pria Asing

Dalam sekejap, kereta yang awalnya nyaman berubah menjadi arena survival yang menegangkan.

Seok-woo dan Soo-an harus berjuang melawan zombie sambil mencari cara untuk bertahan hidup di tengah kepanikan dan kekacauan.

Mereka tidak sendirian; ada juga penumpang lain seperti seorang atlet bisbol, pasangan suami istri yang sedang hamil, dan beberapa orang tua yang berusaha melindungi diri mereka sendiri.

Sepanjang perjalanan, film ini tidak hanya menampilkan aksi mendebarkan tetapi juga menggambarkan hubungan antar karakter dengan sangat emosional.

Seok-woo mengalami transformasi dari seorang ayah yang egois menjadi sosok yang penuh kasih sayang dan pengorbanan demi keselamatan putrinya.

Ketegangan semakin meningkat saat para penumpang harus menghadapi keputusan sulit: apakah mereka akan saling membantu atau menyelamatkan diri masing-masing?

Baca Juga: Review Film Korea 'The Host' (2006), Perpaduan Sempurna Antara Horor dan Drama Keluarga

Film ini juga memberikan kritik sosial terhadap masyarakat modern, menunjukkan bagaimana egoisme dapat muncul dalam situasi krisis. Dengan latar belakang kereta cepat yang terbatas ruang geraknya, “Train to Busan” berhasil menciptakan atmosfer ketegangan yang terus menerus hingga akhir cerita.

Review

Halaman:

Tags

Terkini