KLIK SAJA - Siapa sih yang tidak kenal Scooby-Doo? Anjing pengecut yang selalu lapar namun setia bersama geng Mystery Inc. telah menghibur jutaan penonton sejak pertama kali muncul di layar kaca pada 1969.
Kini, kabar gembira datang dari Netflix yang mengumumkan serial live action terbaru berdasarkan karakter ikonik Hanna-Barbera ini. Bagi para penggemar lama, ini adalah kesempatan untuk bernostalgia dengan petualangan penuh humor dan horor yang khas.
Serial baru ini akan mengisahkan bagaimana Scooby-Doo dan teman-temannya pertama kali bertemu dan membentuk tim pemecah misteri.
Showrunner Josh Appelbaum dan Scott Rosenberg (Midnight Radio) membawa penonton kembali ke masa remaja mereka, tepatnya di Camp Ruby-Spears, tempat Shaggy dan Daphne terlibat dalam kasus menyeramkan.
Cerita dimulai ketika mereka menemukan seekor anak anjing Great Dane yang kesepian—Scooby-Doo—yang mungkin menjadi saksi pembunuhan supernatural.
Bersama Velma yang cerdas dan Fred yang karismatik, mereka menyelidiki misteri yang akhirnya mengikat persahabatan mereka.
Namun, petualangan ini bukan sekadar menyelesaikan teka-teki, melainkan juga menghadapi mimpi buruk yang mengancam mengungkap rahasia masing-masing anggota tim.
Tim Kreatif dan Produksi Berpengalaman
Serial ini diproduksi oleh Greg Berlanti (produser di balik kesuksesan Riverdale dan The Flash), Sarah Schechter, serta duo Midnight Radio, André Nemec dan Jeff Pinkner.
Berlanti sendiri menyatakan betapa terhormatnya bisa terlibat dalam proyek ini, mengingat Scooby-Doo adalah warisan dari Bill Hanna dan Joe Barbera, legenda animasi dunia.
Netflix juga telah membuktikan kemampuan mereka dalam mengadaptasi serial animasi menjadi live action, seperti ONE PIECE dan Avatar: The Last Airbender.
Peter Friedlander, Wakil Presiden Serial Netflix, menyatakan bahwa Scooby-Doo adalah waralaba dengan daya tarik universal, menggabungkan persahabatan, misteri, dan petualangan yang disukai berbagai generasi.
Scooby-Doo dan Warisan Budaya Pop
Selama lebih dari 50 tahun, Scooby-Doo telah menjadi bagian penting dari budaya pop. Dari serial animasi klasik hingga film live action seperti Scooby-Doo (2002) dan Scoob! (2020), karakter ini terus berevolusi tanpa kehilangan pesonanya.