KLIK SAJA - Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini mengisahkan tentang sepasang suami istri, Soedjiman (Darius Sinathrya) dan Sulastri (Luna Maya), yang telah menikah selama bertahun-tahun namun belum juga dikaruniai anak.
Keduanya merasakan tekanan dari berbagai pihak, termasuk keluarga dan masyarakat sekitar, yang terus menanyakan tentang keberadaan buah hati dalam kehidupan mereka. Tekanan ini membuat Sulastri merasa semakin tertekan dan putus asa.
Dalam usaha untuk mendapatkan anak, Sulastri mencoba berbagai cara tradisional. Ia mulai meminum jamu-jamu herbal yang dipercaya dapat meningkatkan kesuburan serta melakukan pijat tradisional.
Namun, semua usaha tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Keputusasaan Sulastri semakin mendalam ketika ia menyadari bahwa waktu terus berjalan tanpa ada tanda-tanda kehamilan.
Di sisi lain, Soedjiman sangat mendambakan seorang anak untuk meneruskan usaha dan harta warisannya.
Ia merasa terdesak oleh harapan keluarga dan masyarakat untuk memiliki keturunan. Dalam keadaan frustrasi, Soedjiman mengancam Sulastri dengan mengatakan bahwa jika ia tidak kunjung hamil, maka ia akan mempertimbangkan untuk menikahi wanita lain sebagai solusi atas masalah mereka.
Konflik antara keduanya semakin memuncak ketika Sulastri berusaha mencari jalan keluar dari situasi sulit ini.
Dia mulai mempertanyakan cinta dan komitmen Soedjiman terhadapnya. Apakah cinta mereka cukup kuat untuk menghadapi tantangan ini? Atau akankah mereka terpisah karena tekanan eksternal yang begitu besar?
Film ini menggambarkan dengan jelas dilema emosional yang dialami pasangan suami istri dalam menghadapi masalah kesuburan.
Selain itu, film ini juga menunjukkan bagaimana harapan dan impian bisa menjadi beban ketika tidak terwujud sesuai harapan.
Dengan latar belakang budaya Indonesia yang kental, film ini berhasil menyentuh tema universal tentang cinta, harapan, dan perjuangan.
Rating