KLIK SAJA - Film animasi Aladdin yang dirilis oleh Walt Disney pada tahun 1992 memang sukses besar dan menjadi salah satu karya animasi paling ikonik sepanjang masa.
Namun, di balik kesuksesannya, ada beberapa keanehan atau kejanggalan yang menarik untuk dicermati, terutama dari segi latar budaya dan visual.
Film ini seharusnya mengambil latar belakang kisah 1001 Malam yang berasal dari negeri Arab Mesopotamia, tetapi justru terasa tidak konsisten dalam menggambarkan budaya Arab.
Berikut adalah 4 keanehan atau kejanggalan yang mencolok dalam film Aladdin dan tidak disadari oleh banyak orang.
Outfit Ala Turki, Bukan Arab
Salah satu keanehan yang paling terlihat adalah pakaian yang dikenakan oleh karakter-karakter dalam film.
Alih-alih mengenakan pakaian tradisional Arab, banyak karakter justru menggunakan outfit yang lebih mirip dengan gaya khas Turki Ottoman.
Misalnya, sorban yang dikenakan oleh Jafar dan beberapa karakter pria lainnya lebih menyerupai sorban khas Turki, bukan Arab.
Padahal, dalam budaya Arab, sorban memiliki bentuk dan cara pemakaian yang berbeda berdasarkan kebangsawanan dan asal daerahnya.
Hal ini menunjukkan ketidakakuratan dalam penggambaran budaya Arab.
Pakaian Putri Jasmine Tidak Islami
Putri Jasmine, sebagai putri dari negeri Arab, digambarkan mengenakan pakaian yang tidak mencerminkan budaya Islami.
Gaunnya yang tanpa lengan dan terbuka di bagian perut lebih mirip dengan pakaian dansa modern daripada pakaian tradisional Arab.
Dalam budaya Arab, terutama untuk wanita bangsawan, pakaian yang sopan dan menutup aurat adalah hal yang sangat dijunjung tinggi.