entertainment

Telisik Kontroversi Band Sukatani vs Polri, Soal Lagu Perlawanan ke Oknum Polisi hingga Tepisan Dugaan Aparat yang Anti Kritik

Jumat, 21 Februari 2025 | 19:57 WIB
Telisik Kontroversi Band Sukatani vs Polri, Soal Lagu Perlawanan ke Oknum Polisi hingga Tepisan Dugaan Aparat yang Anti Kritik (Potret Gitaris Band Sukatani dengan nama panggung Alectroguy. (Instagram.com/@sukatani.band))

KLIK SAJA - Saat ini, penggemar musik di Indonesia sedang ramai membicarakan video klarifikasi yang diunggah oleh anggota Band Sukatani, yang juga menyampaikan permohonan maaf pada hari Kamis, 20 Februari 2025.

Pernyataan ini menarik perhatian para penggemar karena selama ini dua anggota band tersebut selalu tampil dengan mengenakan topeng.

Dalam video tersebut, mereka memperkenalkan diri sebagai Muhammad Syifa Al-Ufti, yang dikenal dengan nama Alectroguy sebagai gitaris, dan Novi Chitra Indriyaki yang menggunakan nama panggung Twistter Angels sebagai vokalis.

Melalui unggahan tersebut, mereka menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri RI.

Baca Juga: Armand Maulana Sebut Vibrasi Suara Indonesia Dibentuk untuk Memberi Masukan pada Pemerintah, Tepis Anggapan Sebagai Tandingan AKSI

"Mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lagu ciptaan kami dengan judul lagu 'Bayar Bayar Bayar' yang liriknya bayar polisi," tutur sang gitaris Band Sukatani melalui akun Instagram @sukatani.band, pada Kamis, 20 Februari 2025.

"Yang telah kami nyanyikan sehingga viral di beberapa platform media sosial yang pernah saya upload ke platform Spotify," lanjutnya.

Permohonan maaf yang disampaikan Band Sukatani itu sontak menuai sorotan para penggemar musik Tanah Air sekaligus menuding adanya kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oleh polisi ke seniman Tanah Air.

Lantas, bagaimana penuturan personel Band Sukatani yang membuat klarifikasi hingga meminta maaf ke institusi Polri? Berikut ulasan selengkapnya.

Lagu untuk Oknum Polisi hingga Ditarik dari Peredaran

Dalam kesempatan yang sama, Alectroguy, gitaris dari Band Sukatani, menjelaskan bahwa lagu tersebut sebenarnya ditujukan kepada oknum polisi yang dianggap melanggar peraturan di Indonesia.

Baca Juga: Aktris Korsel Kim Sae-ron Ditemukan Tewas Misterius di Rumahnya, Tidak Ada Tanda Kekerasan

“Sesungguhnya, saya menciptakan lagu ini untuk oknum kepolisian yang tidak mematuhi aturan,” jelasnya.

Selanjutnya, anggota Band Sukatani tersebut mengungkapkan bahwa lagu itu kini telah ditarik dari peredaran.

Halaman:

Tags

Terkini