Reynhard merekam aksi pemerkosaan tersebut menggunakan dua ponsel, menciptakan bukti video yang sangat banyak.
Pada Januari 2020, ia dijatuhi hukuman penjara seumur hidup oleh Pengadilan Manchester dan harus menjalani minimal 30 tahun sebelum dapat mengajukan permohonan pembebasan.
Hakim Suzanne Goddard menyebutnya sebagai “predator seksual setan” dan menegaskan bahwa ia tidak akan pernah aman untuk dibebaskan.
Kasus ini menjadi sorotan internasional karena dampak psikologis yang dialami para korban, beberapa di antaranya mengalami trauma mendalam hingga mencoba bunuh diri.
Baca Juga: Lengkap! Daftar Para Pemenang dan Nominasi Grammy Awards 2025
Reynhard Sinaga kini dikenal sebagai salah satu pelaku kejahatan seksual paling parah dalam sejarah hukum Inggris.***