entertainment

MIND ID Mediapreneur Talks Promedia di Kota Medan 2025: Bincang Hangat Seputar Media, Publisher Right, hingga Tren Iklan Digital

Jumat, 24 Januari 2025 | 15:18 WIB
MIND ID Mediapreneur Talks Promedia di Kota Medan 2025: Bincang Hangat Seputar Media, Publisher Right, hingga Tren Iklan Digital (CEO Promedia Agus Sulistriyono (kedua dari kiri), CEO Props Ilona Juwita (paling kiri), dan Ketua Komite Publisher Right Suprapto Sastro Atmojo (ketiga dari kiri) bersama peserta acara MIND ID Mediapreneur Talks di Hotel Santika Premiere Dyandra, Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) pada Kamis, 23 Januari 2025. (Dok. Promedia))

"Konsumsi konten streaming dan on-demand menunjukkan pertumbuhan positif, namun konsumsi berita online masih menarik sekitar 70 persen dari pengguna internet," terangnya.

Terkait hal itu, Ilona Juwita mengajak para pengusaha media di Kota Medan untuk mengeksplorasi lebih jauh terkait tren iklan digital di masa kini.

"Jadi saya mau ajak teman-teman, ayo ke luar dari zona nyaman, kita juga harus mau eksplorasi bagaimana tren iklan digital yang kian berkembang," tegas sang CEO Props.

Pelatihan Jurnalisme Berkualitas untuk Insan Media di Medan

Dalam kesempatan yang sama, Suprapto Sastro Atmojo selaku Ketua Komite Publisher Right menyatakan bahwa perusahaan yang belum terverifikasi oleh Dewan Pers dapat memperoleh keuntungan dari Perpres Nomor 32 Tahun 2024.

Baca Juga: Cinta Kuya Ikut Klarifikasi Soal Video Viral di TikTok, Mengaku Langsung Minta Maaf dan Beri Donasi

“Apakah perusahaan pers yang belum terverifikasi tetapi sudah berstatus badan hukum bisa mendapatkan manfaat dari Perpres ini?” tanya Suprapto kepada para jurnalis yang hadir di acara MIND ID Mediapreneur Talks di Kota Medan.

“Jawabannya adalah bisa, karena ini berkaitan dengan pelatihan jurnalisme berkualitas yang dapat diadakan secara mandiri oleh perusahaan platform digital,” tambahnya.

Suprapto juga menjelaskan mengenai program dan pelatihan jurnalisme berkualitas yang dapat dilaksanakan baik oleh perusahaan platform digital sendiri maupun melalui kolaborasi dengan perusahaan media.

"Program dan pelatihan jurnalisme berkualitas dapat diselenggarakan sendiri oleh perusahaan platform digital, dan diselenggarakan dalam kerja sama dengan perusahaan media, atau pun diselenggarakan dalam koordinasi dengan komite (publisher rights),” tandasnya.***

Halaman:

Tags

Terkini