entertainment

Livy Renata Diduga Sindir Deddy Corbuzier Setelah Mengkritik Siswa Penerima MBG, Ungkit Lagi Podcast Lawas dengan Catheez

Selasa, 21 Januari 2025 | 15:41 WIB
Livy Renata Diduga Sindir Deddy Corbuzier Setelah Mengkritik Siswa Penerima MBG, Ungkit Lagi Podcast Lawas dengan Catheez (Livy Renata menulis cuitan di X atau Twitter, diduga sindir Deddy Corbuzier (x.com/livyyrenata))

Livy menuliskan beberapa cuitan di X atau yang dulunya dikenal dengan Twitter dan ramai menjadi perbincangan publik.

Cuitan Livy di akunnya, @livyyrenata itu diunggah pada Minggu, 19 Januari 2025.

“Udah tua bukannya diem malah ba**t,” tulis Livy.

Meski tidak secara gamblang dituliskan untuk Deddy Corbuzier, namun di tweet selanjutnya berkaitan dengannya hingga mengungkit masalah 2 tahun lalu.

Baca Juga: Pilu Istri Sandy Permana Ingat Kelakuan Terduga Pelaku Pembunuh sang Suami: Rambutnya Gimbal, Jarang Berbaur dengan Tetangga

Tweet Livy di akun X, singgung permasalahan dengan Catheez

Livy tampak meninggalkan komentar di akun menfess Twitter, “Sampai sekarang belum ada permintaan maaf,” tulisnya.

Komentar ini muncul setelah menfess tersebut menampilkan Catheez yang menjadi tamu di podcast Deddy Corbuzier.

Dalam podcast tersebut, Catheez membahas berbagai isu yang sedang hangat diperbincangkan, termasuk kontroversi yang melibatkan dirinya.

Livy juga menuliskan beberapa cuitan lainnya yang menyindir bahwa segala sesuatu tidak berkaitan hanya berputar di sekitar seseorang saja.

Baca Juga: Pengacara Vadel Badjideh, Razman Arif Sedang Jalani Proses Adopsi Lolly, Nikita Mirzani: Silahkan Ambil, Siapapun yang Ingin Ambil Dipersilahkan

Cuitan Livy ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap situasi yang terjadi dan mengindikasikan bahwa ia merasa perlu adanya klarifikasi atau permintaan maaf dari pihak tertentu.

“Apakah dia masih bertanya tentang keperawanan orang? Atau sudah belajar?” lanjutnya, menunjukkan kritik terhadap perilaku atau pertanyaan yang dianggap tidak sensitif.

Melalui komentar-komentarnya, Livy berusaha untuk mengajak publik berpikir lebih kritis mengenai isu-isu sosial dan bagaimana individu seharusnya bertanggung jawab atas ucapan dan tindakan mereka.

Hal ini menciptakan diskusi lebih lanjut di media sosial mengenai pentingnya empati dan kesadaran dalam berbicara tentang topik-topik sensitif.

Halaman:

Tags

Terkini