Tujuan utama mereka merekam video adalah untuk memberikan informasi terkini kepada media di Indonesia.
Hal ini mencerminkan pentingnya peran media sosial dalam menyebarkan berita dan informasi dengan cepat.
Uya menekankan bahwa informasi yang akurat sangat diperlukan agar masyarakat dapat memahami situasi dengan lebih baik.
Dengan adanya berbagai sudut pandang dari para pengambil gambar, diharapkan berita yang disampaikan menjadi lebih komprehensif.
Baca Juga: Gong Yoo dan Song Hye-kyo Mulai Syuting Drama Korea Terbaru, Proyek Reuni dengan Tim Produksi
Selain itu, rekaman video juga dapat menjadi bukti visual yang kuat mengenai kejadian tersebut.
“Melihat komentar dari konten asli TikToknya, mereka mengira kita scammer yang pura-pura menjadi korban kebakaran untuk mengumpulkan donasi untuk kepentingan pribadi,” tulisnya.
Klarifikasi Cinta Kuya, tidak tahu perekam adalah pemilik rumah
Melalui platform X atau Twitter dengan akun @loveinnta pada hari Minggu, 19 Januari 2025, Cinta memberikan klarifikasinya mengenai situasi yang terjadi saat perekaman video.
Ia menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan izin dari kepolisian, FBI, dan otoritas terkait untuk merekam video tersebut.
Izin ini diberikan dengan syarat agar tidak melewati batas garis kuning yang telah ditentukan.
“Kita juga kira dia videoin rumah karena dia mau kasih tunjuk ke temanya atau sama yang lain,” tulis Cinta.
“Kita mau aja izin ke dia, tapi gimana kita tau kalau dia juga lagi videoin sekitar seperti orang dan ngasih tau ke kita kalau itu rumah in the middle of the video?” tambah Cinta.
Saat proses perekaman berlangsung, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri mereka.