KLIK SAJA - Avicii: I'm Tim hadir sebagai film kedua yang dibuat tentang, dan sekaligus yang pertama untuk mengenang Tim Bergling, sosok di balik nama panggung Avicii, yang meninggal dunia pada tahun 2018.
Berbeda dengan film sebelumnya, I'm Tim yang ditayangkan di Netflix ini memberikan pengalaman yang jauh lebih personal dan emosional.
Kekuatan utama film dokumenter biografi berdurasi 1 jam 35 menit ini terletak pada penggunaan narasi dari suara Tim Bergling sendiri, yang diambil dari berbagai arsip rekaman.
Hal ini membuat film ini terasa sangat intim dan mendalam, khususnya bagi para penggemar Avicii yang merindukan sosoknya.
Baca Juga: Review Film Maria (2024): Pengasingan Sang Diva
"Levels" of Life: Perjalanan Karier Avicii
I'm Tim mengisahkan perjalanan Tim Bergling dari seorang pemuda pemalu dan introvert di Stockholm hingga menjadi seorang DJ dan produser musik kelas dunia yang dikenal dengan nama Avicii.
Film ini memperlihatkan bagaimana Tim mulai bereksperimen dengan musik di kamar tidurnya, kemudian merambah ke platform online, hingga akhirnya mendapatkan pengakuan internasional.
Kita melihat bagaimana lagu-lagu seperti "Levels," "Wake Me Up," dan "Hey Brother" melambungkan namanya ke puncak popularitas. Namun, film ini juga tidak menyembunyikan sisi gelap dari kesuksesan tersebut.
Tekanan tur yang konstan, tuntutan industri musik, dan masalah kesehatan mental yang dialami Tim digambarkan dengan jujur dan apa adanya.
Film ini memperlihatkan bagaimana Tim berjuang untuk menyeimbangkan kehidupan pribadinya dengan tuntutan kariernya, hingga akhirnya mencapai titik yang tragis.
Baca Juga: Review Film A Complete Unknown (2024): Pembentukan Identitas Bob Dylan yang Mengguncang Dunia