entertainment

Review Serial Squid Game (2021): Kritik Sosial dalam Balutan Permainan Mematikan

Minggu, 29 Desember 2024 | 16:57 WIB
Squid Game thriller ternary dari Netflix (Netflix)

Baca Juga: Review Film Deadpool & Wolverine (2024): Sang Marvel Jesus Menyelamatkan Multiverse

Kritik Sosial yang Menggigit – Pertunjukan untuk Para Elite

Squid Game bukan sekadar tontonan thriller yang mendebarkan, tetapi juga sebuah komentar sosial yang tajam tentang kesenjangan ekonomi yang semakin melebar dan dampak negatif sistem kapitalisme yang tidak terkendali.

Serial ini secara gamblang memperlihatkan bagaimana orang-orang yang terpinggirkan dan terlilit hutang didorong ke titik keputusasaan, di mana mereka terpaksa mempertaruhkan nyawa mereka demi secercah harapan untuk keluar dari kesulitan finansial.

Permainan mematikan dalam Squid Game berfungsi sebagai metafora yang kuat untuk persaingan sengit dan ketidaksetaraan yang merajalela dalam masyarakat modern. Para peserta, yang mewakili berbagai lapisan masyarakat kelas bawah, dipaksa untuk saling bersaing dan bahkan saling membunuh demi hadiah uang yang sangat besar.

Ironisnya, uang yang mereka perebutkan itu sendiri merupakan simbol dari sistem yang telah menindas mereka.

Hal ini mengingatkan kita pada Hunger Games, di mana remaja-remaja dari distrik-distrik miskin dipaksa untuk bertarung sampai mati sebagai tontonan bagi para elite di Capitol.

Baik Squid Game maupun Hunger Games menggambarkan bagaimana penderitaan dan kematian kelas bawah dijadikan hiburan dan tontonan yang menguntungkan bagi segelintir orang kaya. Keduanya menyoroti bagaimana sistem yang korup dan tidak adil dapat merenggut kemanusiaan dan mendorong orang untuk melakukan hal-hal ekstrem demi bertahan hidup.

Baca Juga: Review Film Challengers (2024): Antara Cinta, Persahabatan, dan Ambisi di Tengah Lapangan Tenis

Twist yang diungkap dalam Squid Game, yaitu bahwa para dalang di balik permainan mematikan ini adalah sekelompok orang kaya yang bosan dan mencari sensasi, semakin memperkuat kritik sosial yang disampaikan. Mereka melihat para peserta sebagai pion dalam permainan mereka, tidak lebih dari sekadar objek hiburan yang dapat dibuang kapan saja. Hal ini menunjukkan betapa rendahnya nilai kehidupan bagi mereka yang berada di luar lingkaran elite.

Dengan menampilkan realitas yang keras dan tidak nyaman ini, Squid Game mengajak penonton untuk merenungkan tentang kesenjangan sosial yang ada di sekitar kita dan mempertanyakan sistem yang memungkinkan terjadinya ketidakadilan tersebut. 

Squid Game (2021) bukan sekadar serial thriller bertahan hidup yang menegangkan, tetapi juga sebuah komentar sosial yang kuat tentang realitas yang dihadapi banyak orang di dunia modern.

Dengan karakter yang kompleks, cerita yang menarik, dan visual yang ikonik, Squid Game berhasil memikat penonton di seluruh dunia dan meninggalkan kesan yang mendalam.

Kita tunggu bagaimana kesuksesan Squid Game 2 semakin membuktikan bahwa serial ini telah menjadi bagian penting dari budaya populer masyarakat dunia.

Halaman:

Tags

Terkini