Review Film Ancient Beast: Wolf Lizard (2023), Ketika Sekelompok Mahasiswa Terdampar di Pulau Monster Purba Raksasa

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:32 WIB
Ancient Beast: Wolf Lizard (Tivie)
Ancient Beast: Wolf Lizard (Tivie)

KLIK SAJA - Film monster aksi asal Tiongkok berjudul Ancient Beast: Wolf Lizard (2023)—yang disutradarai oleh Yao Bo dan dikenal juga dengan judul Mandarin Yuan Gu Ju Shou: Lang Xi Shou—merupakan sinema berdurasi 78 menit yang menyajikan petualangan bergenre thriller, fantasy, dan suspense.

Film yang dibintangi oleh Wan Guopeng, Wang Jiayao, Zhao Xiaodong, Xu Yue, serta Wang Jingpin ini kerap membingungkan penonton akibat distribusi judulnya yang berbeda-beda di pelbagai platform.

Di layanan streaming Tubi misalnya, film ini terdaftar dengan judul Predator Island, sementara beberapa sumber lain menyebutnya Ancient Behemoth: Inostrancevia.

Terlepas dari kebingungan penamaan tersebut, film ini pada dasarnya mengusung premis monster klasik yang simpel dan berfokus pada dinamika bertahan hidup di alam liar.

Plot Cerita

Kisah dalam film ini bermula ketika sekelompok mahasiswa yang baru saja lulus merencanakan sebuah perjalanan liburan kelulusan yang diharapkan menjadi petualangan seru serta berkesan.

Namun, akibat sebuah kesalahan perjalanan, mereka justru terdampar di sebuah pulau misterius dan terlarang.

Tanpa mereka sadari, pulau asing tersebut ternyata merupakan habitat terisolasi yang dihuni oleh binatang purba raksasa berbentuk kadal-serigala yang ganas.

Liburan impian para mahasiswa ini pun mendadak berubah menjadi perjuangan hidup dan mati, di mana mereka harus terus berlari menyelamatkan diri dari kejaran pemangsa purba yang siap memangsa siapa saja yang melintasi wilayahnya.

Review

Secara keseluruhan, tanggapan penonton terhadap film ini menyoroti alur cerita yang terbilang sangat sederhana, klise, dan sarat dengan melodramatis khas film monster B-movie Tiongkok.

Plot utamanya hanya berpusat pada sekelompok anak muda yang melarikan diri dari makhluk mutan CGI yang tampak terinspirasi dari Indoraptor, diselingi aksi salah satu karakter wanita yang tampak disajikan sebagai sosok ala Chinese Lara Croft.

Meskipun desain visual monsternya mendapat sedikit pujian karena terlihat cukup menarik untuk standar filmnya, aspek CGI film ini menuai kritik tajam akibat inkonsistensi ukuran monster yang berubah-ubah secara acak demi kebutuhan alur cerita.

Baca Juga: Cek Sinopsis dan Review Film Netflix: The Marked Woman (2026) Menguak Misteri Teka Teki Penyelidikan yang Rumit dan Janggal

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X