KLIK SAJA - Film A Useful Ghost menawarkan konsep yang mungkin terdengar absurd di awal, tapi justru jadi kekuatan terbesarnya.
Nat, karakter utama, meninggal tragis akibat polusi isu yang dekat dengan kehidupan banyak orang dan kembali sebagai arwah yang terjebak dalam penyedot debu.
Alih-alih jadi sosok menakutkan, Nat justru memilih tetap berada di dekat suaminya, March, meski wujudnya kini lebih mirip alat elektronik daripada makhluk halus.
Dari sini, cerita mulai menemukan bentuknya aneh, lucu, dan diam-diam menyentuh.
Masalah mulai muncul ketika keluarga March ternyata punya trauma masa lalu dengan kejadian supranatural di pabrik tempat mereka bekerja.
Kehadiran Nat yang ingin dekat tapi tak terlihat sebagai “Nat yang dulu” justru menambah kerumitan hubungan mereka.
Film ini berhasil menangkap kegamangan itu, bagaimana rasa cinta tetap bertahan meski bentuknya berubah total.
Bagaimana keluarga manusia biasanya lebih takut pada hal-hal yang tidak bisa mereka jelaskan.
Nat mencoba membantu membersihkan pabrik sebagai cara untuk mendapat penerimaan, sebuah tindakan sederhana yang justru membawa alur cerita ke arah hangat, lucu, sekaligus menegangkan.
Kita tidak hanya melihat hantu yang gentayangan kita melihat hantu yang berusaha relevan.
Hantu yang bekerja lembur demi diterima kembali oleh keluarga suaminya.
Hantu yang ingin membuktikan bahwa keberadaannya tetap punya arti.
Artikel Terkait
Review Film The Ice Road (2021): Liam Neeson Jadi Sopir Truk Paling Gokil, Jalan Es dan Sabotase Bikin Jantung Deg-degan
Review Film 'Now You See Me: Now You Don’t' (2025): Trik, Twist, dan Aksi Spektakuler
Review Film ‘Pesugihan Sate Gagak’ (2025), Ketika Masalah Ekonomi Membawa Tiga Sahabat ke Ritual yang Tak Masuk Akal
Review Film 'If I Had Legs I’d Kick You' (2025), Membuka Mata Tentang Tekanan Ibu dan Standar Sosial
Review Film 'Aftersun' (2025), Kisah Ayah dan Anak yang Sederhana Tapi Menggetarkan