Review Film Jack Reacher (2012), Ketika Tom Cruise Berjibaku Aksi Tembak-Tembakan Penuh Ketegangan

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 08:13 WIB
Jack Reacher (Vidio)
Jack Reacher (Vidio)

 

KLIK SAJA – Jika kita mengenal Tom Cruise dengan kecerdikannya dalam ‘Mission Impossible’, maka pada film ‘Jack Reacher’ yang dibintanginya, maka yang muncul adalah tokoh aksi dominan tembak-tembakkan.

Jack Reacher (2012) adalah film aksi thriller asal Amerika Serikatyang disutradarai dan ditulis oleh Christopher McQuarrie, diadaptasi dari novel One Shot karya Lee Child.

Film ini dibintangi oleh bintang Hollywood, Tom Cruise sebagai tokoh utama, bersama Rosamund Pike, Werner Herzog, Robert Duvall, David Oyelowo, Richard Jenkins, dan Jai Courtney.

Kisahnya mengikuti Jack Reacher, mantan mayor sekaligus penyelidik Polisi Militer AS yang hidup mengembara dan sulit dilacak.

Ia tiba-tiba kembali ke medan penyelidikan setelah namanya diminta oleh seorang tersangka penembakan massal yang merupakan mantan penembak jitu militer.

Plot Cerita

Di Pittsburgh, lima orang tewas ditembak dari jarak jauh oleh seorang penembak misterius.

Bukti di lokasi mengarah pada James Barr, mantan sniper Angkatan Darat. Saat ditangkap, Barr tak berkata apa pun selain menulis pesan: “Cari Jack Reacher.”

Reacher datang ke kota itu dan bekerja sama dengan Helen Rodin, pengacara pembela yang juga putri dari jaksa wilayah.

Baca Juga: Review Film Jack Ryan: Shadow Recruit (2014), Aksi Agen CIA Mantan Marinir Ungkap Kejahatan Oligarki Rusia

Namun, alih-alih berusaha membela Barr, Reacher justru yakin bahwa pria itu bersalah, karena ia tahu latar belakang kelam Barr saat bertugas di Irak.

Meski begitu, beberapa kejanggalan di tempat kejadian membuat Reacher curiga bahwa Barr mungkin dijebak.

Penyelidikan membawanya pada jaringan kejahatan yang dikendalikan oleh mantan tahanan Uni Soviet bernama Zek, yang menggunakan bisnis konstruksi sebagai kedok.

Reacher mendapati bahwa salah satu korban, seorang pemilik perusahaan lokal, sebenarnya adalah target utama, sementara empat korban lainnya hanyalah kamuflase untuk menutupi motif sebenarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Rekomendasi

Terkini

X