KLIK SAJA - The Mauritanian adalah film drama hukum yang mencekam, diangkat dari kisah nyata yang menggugah.
Film ini menyoroti perjalanan pahit Mohamedou Ould Slahi (diperankan oleh Tahar Rahim), seorang pria yang diculik dan ditahan tanpa dakwaan oleh pemerintah Amerika Serikat di kamp penahanan Guantanamo Bay selama bertahun-tahun.
Tanpa akses ke pengadilan yang adil dan terus-menerus menghadapi interogasi brutal, Slahi menemukan secercah harapan ketika ia bertemu dengan seorang pengacara pembela yang gigih, Nancy Hollander (Jodie Foster), dan rekannya, Teri Duncan (Shailene Woodley).
Bersama-sama, mereka memulai perjuangan hukum yang panjang dan penuh tantangan untuk membuktikan dan memperjuangkan kebebasannya melawan sistem yang tampak tidak dapat ditembus.
Baca Juga: Review Film 'Hotel Artemis' (2018), Rumah Sakit Rahasia Para Penjahat di Tengah Kekacauan Kota
Review
Film ini dipuji luas karena kisahnya yang kuat dan relevan secara politik, serta penampilan luar biasa dari Tahar Rahim yang berhasil memerankan Mohamedou Ould Slahi dengan empati dan kedalaman.
Akting Jodie Foster juga mendapat sorotan positif, bahkan membawanya meraih penghargaan Golden Globe untuk Aktris Pendukung Terbaik.
Film ini mampu menggambarkan penderitaan tahanan di Guantanamo dengan jujur, sekaligus menyoroti keberanian para pengacara yang berjuang demi keadilan.
Meskipun beberapa kritikus merasa ritme film kadang melambat, The Mauritanian tetap dianggap sebagai drama yang penting dan menggugah pikiran.
Dalam lanskap sinema yang berani mengangkat isu-isu kemanusiaan dan politik, The Mauritanian muncul sebagai sebuah film yang tak hanya memukau tetapi juga sangat relevan.
Diadaptasi dari kisah nyata yang tertuang dalam memoar Mohamedou Ould Slahi, "Guantanamo Diary," film ini mengajak penonton untuk menyelami pengalaman mengerikan seorang pria yang terjebak dalam lingkaran ketidakadilan.
Tahar Rahim dengan gemilang menghidupkan karakter Mohamedou Ould Slahi, seorang pria Mauritania yang hidupnya berubah drastis ketika ia diculik dan ditahan tanpa dakwaan di kamp penahanan Guantanamo Bay oleh pemerintah Amerika Serikat.
Artikel Terkait
Review Film 'Shot Caller'(2017), Dari Pebisnis Sukses Menuju Narapidana Berbahaya: Kisah Transformasi di Balik Jeruji Besi
Review Film 'Sicario: Day of the Soldad' (2018), Kerja Sama Mematikan Melawan Kartel yang Semakin Mengancam
Review Film 'Kill Bill: Vol. 2' (2004), Ketika Dendam Mencapai Puncak dengan Pertarungan Emosional dan Berdarah
Review Film 'Gunpowder Milkshake' (2022), Melindungi Sang Pewaris di Rimba Kejahatan
Review Film 'Mosul' (2022), Kisah Nyata Perlawanan Heroik di Jantung ISIS