Review 'Pulse': Serial Drama Medis Netflix yang Menegangkan Tiap Detiknya

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Senin, 21 April 2025 | 10:36 WIB
cover serial drama medis Pulse Netflix (Netflix)
cover serial drama medis Pulse Netflix (Netflix)

KLIK SAJA - ‘Pulse, serial drama medis terbaru dari Netflix, menjadi debut genre medis berbahasa Inggris pertama dari platform ini.

Dirilis pada 3 April 2025, serial ini langsung menyita perhatian dengan nuansa tegang dan emosional yang terus meningkat dari episode ke episode.

Dibuat oleh Zoe Robyn, Pulse mencoba menyuguhkan drama rumah sakit dengan pendekatan yang lebih gelap dan kompleks dibandingkan kebanyakan pendahulunya.

Berlatar di Rumah Sakit Maguire, pusat trauma tingkat satu di Miami, serial ini berfokus pada kehidupan para residen kedokteran darurat dan bedah yang sedang bersaing dalam pemilihan Kepala Residen Gawat Darurat.

Tidak hanya menghadirkan drama medis yang intens, Pulse juga menyelami konflik personal, etika profesi, hingga isu berat seperti pelecehan seksual di lingkungan kerja, yang menjadi benang merah cerita.

Willa Fitzgerald tampil kuat sebagai Danielle “Danny” Simms, residen tahun ketiga yang cerdas namun impulsif, dan memiliki empati tinggi terhadap pasien.

Hubungan Danny dengan Xander, diperankan oleh Colin Woodell, menjadi salah satu pusat konflik emosional dalam serial ini. Xander, sebagai Kepala Residen, berasal dari keluarga elite medis dan berkuasa, namun justru tersandung kasus pelecehan setelah hubungannya dengan Danny berakhir.

Performa Fitzgerald sangat memikat, terutama dalam adegan-adegan ketika karakternya harus memilih antara prinsip moral dan tekanan institusional.

Chemistry antara para pemain, terutama dengan Jessie T. Usher sebagai sahabat Danny, Sam Elijah, juga menambah kedalaman dinamika antar karakter.

Meski menawarkan banyak ketegangan dan isu sosial yang relevan, Pulse tidak luput dari kritik. Di situs Rotten Tomatoes, serial ini hanya meraih rating 47%, dan Metacritic memberi skor 48/100.

Beberapa kritikus menilai narasinya terlalu melodramatis dan pengembangan karakter belum sepenuhnya konsisten.

Namun demikian, Pulse tetap layak ditonton bagi pecinta drama medis yang mencari sesuatu yang berbeda dari formula klasik ala Grey’s Anatomy atau The Resident.

Ketegangan yang terus dibangun, setting rumah sakit saat badai besar melanda, hingga dilema moral para dokter muda menjadikan Pulse sebagai tontonan yang penuh tekanan, namun tak mudah untuk dihentikan di tengah jalan.

Jika kamu mencari serial yang menggabungkan drama, etika, dan tensi medis, Pulse mungkin jadi pilihan tepat untuk akhir pekanmu.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: Netflix

Tags

Rekomendasi

Terkini

X