Review Film The Boy and The Heron (2023): Perjalanan Terakhir Sang Maestro Hayao Miyazaki

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Selasa, 7 Januari 2025 | 09:22 WIB
The Boy and The Heron": Karya Terbaru Hayao Miyazaki Akan Menjadi Bagian dari Koleksi Studio Ghibli di Netflix Global. (liputan6.com)
The Boy and The Heron": Karya Terbaru Hayao Miyazaki Akan Menjadi Bagian dari Koleksi Studio Ghibli di Netflix Global. (liputan6.com)

KLIK SAJA - The Boy and the Heron (2023), atau Kimitachi wa Dō Ikiru ka dalam bahasa Jepang, adalah sebuah film animasi Jepang yang ditulis dan disutradarai oleh Hayao Miyazaki dan diproduksi oleh Studio Ghibli.

Film ini digadang-gadang sebagai karya terakhir Miyazaki, meskipun sebelumnya ia sempat pensiun dan kembali lagi.

Film berdurasi 2 jam 4 menit ini menceritakan kisah Mahito, seorang anak laki-laki yang kehilangan ibunya selama Perang Dunia II dan menemukan dunia misterius yang dihuni oleh makhluk-makhluk fantastis setelah bertemu dengan seekor bangau abu-abu yang bisa berbicara.

The Boy and the Heron (2023) telah meraih berbagai penghargaan dan pujian kritis, termasuk penghargaan Oscar untuk Film Animasi Terbaik. Voters di IMDb pun memberi skor 7.4/10 menandakan kepuasan banyak pecinta film yang memiliki plot-twist ini.

Baca Juga: Review Film Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023): Petualangan Multiverse yang Lebih Gila dan Emosional

Dunia Mahito dalam Pusaran Perang dan Fantasi

The Boy and the Heron dibuka dengan latar belakang Jepang di tengah Perang Dunia II, di mana Mahito, seorang anak laki-laki, kehilangan ibunya dalam kebakaran rumah sakit.

Bersama ayahnya, ia pindah ke pedesaan dan tinggal di rumah keluarga ibunya yang baru, di mana ia bertemu dengan Natsuko, bibinya yang kini menjadi ibu tirinya.

Di sana, ia bertemu dengan seekor bangau abu-abu yang misterius dan membawanya ke dunia lain yang penuh dengan keajaiban dan bahaya.

Bangau tersebut mulai berbicara kepadanya, mengatakan bahwa ibunya masih hidup dan berada di sebuah menara yang terletak di dekat rumah. Penasaran dan masih berduka atas kehilangan ibunya, Mahito tertarik dengan perkataan bangau tersebut.

Suatu hari, Natsuko menghilang ke hutan di dekat menara. Mahito yang khawatir menyusulnya.

Bangau abu-abu kembali muncul dan membimbing Mahito memasuki menara tersebut. Di dalam menara, Mahito menemukan sebuah portal yang membawanya ke dunia lain yang fantastis dan penuh dengan makhluk-makhluk aneh, termasuk burung parkit raksasa, Warawara (roh-roh kecil), dan Himi, seorang gadis muda yang memiliki kekuatan api.

Di dunia ini, Mahito memulai petualangan untuk mencari Natsuko dan mengungkap misteri di balik menara dan bangau abu-abu. Ia kemudian menyadari bahwa dunia tersebut terhubung dengan masa lalu keluarganya dan memiliki hubungan yang rumit dengan kehidupan dan kematian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: IMDb

Tags

Rekomendasi

Terkini

X