Review Film Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023): Petualangan Multiverse yang Lebih Gila dan Emosional

photo author
Greg Satria, Klik Saja
- Senin, 6 Januari 2025 | 11:46 WIB
Spider-Man: Across the Spider-Verse
Spider-Man: Across the Spider-Verse

KLIK SAJA - Spider-Man: Across the Spider-Verse (2023) adalah sekuel yang sangat dinanti dari Spider-Man: Into the Spider-Verse.

Film animasi superhero ini kembali membawa kita ke petualangan lintas dimensi yang lebih gila, lebih emosional, dan secara visual lebih memukau.

Disutradarai oleh Joaquim Dos Santos, Kemp Powers, dan Justin K. Thompson, film berdurasi 2 jam 20 menit ini melanjutkan kisah Miles Morales (Shameik Moore) sebagai Spider-Man dan memperluas jangkauan Spider-Verse dengan cara yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Baca Juga: Review Film Spider-Man: Into the Spider-Verse (2018): Terobosan Animasi dan Kisah Spider-Man yang Segar

 

Long-Universe-Relationship Miles Morales dan Gewn Stacy

Across the Spider-Verse dimulai dengan Gwen Stacy (Hailee Steinfeld) yang terhubung kembali dengan Miles Morales setelah peristiwa film pertama. Gwen direkrut oleh Miguel O'Hara (Oscar Isaac), Spider-Man 2099, untuk bergabung dengan Spider-Society, sebuah tim lintas dimensi yang bertugas menjaga keseimbangan multiverse.

Miles, yang merindukan interaksi dengan Gwen dan merasa terisolasi di dunianya, akhirnya bergabung dalam petualangan ini.

Miles bertemu dengan ratusan varian Spider-Man dari berbagai dimensi, masing-masing dengan kostum dan gaya yang unik. Namun, ia segera menyadari bahwa ada perbedaan pendapat yang mendalam di antara para Spider-People tentang bagaimana cara menangani ancaman multiverse.

Miguel O'Hara, sebagai pemimpin Spider-Society, percaya bahwa setiap Spider-Man harus mengalami peristiwa tragis tertentu atau kanon (seperti kehilangan orang yang dicintai) untuk menjadi pahlawan yang sebenarnya. Miles menolak gagasan ini dan bersikeras bahwa ia dapat menulis takdirnya sendiri.

Konflik utama muncul ketika Miles mengetahui bahwa ia telah mengganggu "peristiwa kanon" di dunianya sendiri dengan menyelamatkan ayahnya, yang seharusnya mati. Tindakannya ini mengancam stabilitas multiverse.

Miles bertekad untuk memperbaiki kesalahannya dan melindungi orang-orang yang dicintainya, bahkan jika itu berarti melawan seluruh Spider-Society.

Film ini berakhir dengan cliffhanger yang menegangkan, di mana Miles terdampar di dimensi lain dan bertemu dengan varian dirinya yang lain, Miles G. Morales alias The Prowler (Jharrel Jerome).

Baca Juga: Review Film Sonic the Hedgehog 3 (2024): Pertarungan Epik dan Kembalinya Shadow

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Greg Satria

Sumber: IMDb

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X