Bos Playstation: Game Harus Dibuat Oleh Manusia, Bukan AI

photo author
Satria Widiatiaga, Klik Saja
- Kamis, 5 Desember 2024 | 14:31 WIB
Bos Playstation, Hermen Hulst dan Hideko Nishino (game-experience.id)
Bos Playstation, Hermen Hulst dan Hideko Nishino (game-experience.id)

KLIK SAJA - Bos PlayStation mengatakan kecerdasan buatan (AI) berpotensi "merevolusi" permainan, tetapi ia yakin hal itu tidak akan pernah menggantikan "sentuhan manusia".

Adalah pasangan CEO Playstation Hermen Hulst dan Hideaki Nishino mengungkapkan hal tersebut saat merayakan ulang tahun ketiga puluh peluncuran konsol tersebut.

Perusahaan ini mengalami tahun yang ditandai dengan pasang surut, dengan kesuksesan fenomenal konsol PlayStation 5, namun di sisi lain juga menghadapi kesulitan finansial dalam manajemen.

Baca Juga: Ibunda Eminem Meninggal Dunia, Inspirasi Kelam Sang Rapper

Pengembang game terpukul oleh melambatnya permintaan setelah pandemi, tetapi beberapa juga khawatir tentang dampak AI yang berimbas pada tenaga kerja manusia.

Kemajuan teknologi berpotensi memungkinkan banyak bagian dalam pengembangan permainan menjadi otomatis.

Hal tersebut juga menimbulkan keresahan mendalam bahwa sistem AI juga akan mengambil alih proses kreatif, seperti pengisian suara.

Dilansir dari BBC, Hulst mengakui AI telah mengubah permainan, namun ia menekankan akan selalu ada masa depan bagi pengembang manusia.

Model kepemimpinan dua orang di perusahaan ini juga menarik perhatian di industri ini, dimana Hulst sebagian besar mengawasi perangkat lunak, sementara Nishino menangani perangkat keras.

Kolaborasi mereka pada game mereka yang sedang hit, Astro Bot, dimana mendapat pujian  dan telah menerima beberapa nominasi game terbaik tahun ini.

Baca Juga: Linkin Park Bakal Gelar Konser Jakarta Pada Februari 2025, Satu-satunya Venue di Asia Tenggara!

Walau Konsol genggamnya untuk tahun ini kurang sukses, dan para CEO tidak akan tertarik menanyakan apakah mungkin ada PlayStation Portable (PSP) baru di masa mendatang.

Nishino berujar cara pemain bermain game telah berubah, dan menunjuk ke PlayStation Portal yang dapat digenggam - gabungan antara kontroler dan layar - yang katanya telah menjadi "kesuksesan besar".

Dan meskipun sebelumnya fitur ini secara eksklusif memungkinkan pemain untuk melakukan streaming game dari PS5 yang sudah mereka miliki, hal itu akan segera berubah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Satria Widiatiaga

Sumber: BBC

Tags

Rekomendasi

Terkini

X