KLIK SAJA - Beberapa waktu lalu Malaysia melarang pemutaran lagu “APT” karena liriknya dinilai terlalu terang-terangan mengajak gaya hidup ‘samen leven’ dan menormalisasi budaya Barat yang bebas.
Dimana tentu saja hal tersebut bertentangan dengan moral dan budaya orang-orang Malaysia yang masih erat menjunjung tinggi nilai-nilai Islam.
Di Indonesia pun demikian, ada beberapa kelompok ormas yang juga menuntut penghentian pemutaran lagu yang dipopulerkan Rose Blackpink dan megabintang pop Bruno Mars ini, karena dirasa liriknya tak sesuai dengan nilai norma masyarakat tanah air.
Baca Juga: 5 Film Keren Bertema ‘Survival’ Yang Diangkat Dari Kisah Nyata, Dijamin Seru dan Mengharukan
Kegelisahan ini ternyata juga terjadi di negara asal lagu ini, yaitu Korea Selatan, dimana dilaporkan banyak siswa SMA di negeri ginseng ini terganggu konsentrasi belajarnya jelang Ujian Kemampuan Skolastik Perguruan Tinggi.
Lagu kolaborasi Rose Blackpink dan Bruno Mars ini memenuhi tangga teratas di hampir seluruh chart platform musik hampir di setiap negara.
Semenjak lagu ini pertama kali dirilis, efeknya secara langsung heboh di berbagai platform sosial media.
Semua orang yang mendengarnya menjadi tergila-gila dengan lagu yang memang sangat easy listening dan berefek candu.
Saking begitu besar efek candunya, lagu ini akhirnya dilarang untuk diputar sementara di Korea Selatan, untuk membantu suasana ketenangan ujian masuk perguruan tinggi.
Ada budaya unik di Korea Selatan dalam hal pendidikan, jika di Indonesia saat ini siswanya hampir tidak stres karena tidak ada lagi ujian nasional, maka budaya di negeri-nya BTS tersebut, justru momen ujian nasional adalah yang ditunggu.
Baca Juga: Perjalanan Hebat Shahrukh Khan, Aktor Bollywood Tersukses Sepanjang Masa
Jika masa ujian penerimaan masuk perguruan tinggi dimulai, maka serempak seluruh fasilitas umum diupayakan tidak dibuat terlalu sibuk dan dikesankan hening, untuk membantu para siswa SMA belajar dengan tenang dan konsentrasi.
Memastikan ujian penerimaan mahasiswa berjalan lancar merupakan ‘upaya nasional’ di negara Korea Selatan.
Budaya Korea memang semenjak jaman dulu sangat meng-agungkan proses ujian nasional, hal tersebut bisa kita lihat pada film-film Korea bertema Kerajaan Silla atau Goryeo jaman lampau.