edukasi

Mengenal Burung Madu Sriganti, Sang Penyerbuk Alami dan Miliki Suara Melengking

Senin, 9 Februari 2026 | 17:14 WIB
Burung Madu Sriganti (Shutterstock)

Beberapa subspesies yang cukup dikenal antara lain Cinnyris jugularis andamanicus di Kepulauan Andaman, Cinnyris jugularis woodi di Kepulauan Sulu, serta Cinnyris jugularis ornatus yang tersebar luas di Semenanjung Malaysia, Sumatra, Jawa, Bali, hingga wilayah Sunda Kecil.

Pengisap Nektar yang Serba Bisa

Sesuai namanya, nektar bunga menjadi makanan utama burung madu sriganti. Namun, untuk memenuhi kebutuhan protein, burung ini juga memangsa serangga kecil dan laba-laba.

Beberapa jenis mangsa yang sering dikonsumsi antara lain belalang kecil, ngengat, serta berbagai serangga terbang lainnya.

Pola makan ini menjadikan sriganti berperan ganda di alam, yakni sebagai penyerbuk sekaligus pengendali populasi serangga.

Dalam kehidupan sosialnya, burung madu sriganti kerap terlihat bergerak dalam kelompok kecil dan berpindah-pindah mengikuti ketersediaan sumber makanan.

Meski demikian, masing-masing individu tetap memiliki wilayah sarang sendiri dan menunjukkan perilaku teritorial, terutama saat musim berkembang biak.

Musim kawin burung madu sriganti ditandai dengan aktivitas pejantan yang intens untuk menarik perhatian betina.

Pejantan akan memamerkan warna bulunya yang mencolok, disertai kicauan nyaring sebagai bagian dari ritual pendekatan.

Setelah betina tertarik, pejantan mengantarkannya ke lokasi yang dianggap aman untuk bersarang.

Meski demikian, seluruh proses pembuatan sarang sepenuhnya menjadi tanggung jawab betina. Sarang burung madu sriganti berbentuk kantung kecil yang menggantung di dahan atau sela daun.

Sarang ini dianyam dari rumput halus, serat tumbuhan, dan kapas alang-alang, dengan satu lubang masuk di bagian samping.

Ketelitian tinggi dibutuhkan agar sarang cukup kuat melindungi telur dan anak burung dari gangguan lingkungan.

Peran Penting sebagai Penyerbuk Alami

Burung madu sriganti memiliki peran ekologis yang sangat vital sebagai penyerbuk alami. Saat mengisap nektar, kepala dan paruhnya bersentuhan langsung dengan bagian reproduktif bunga, sehingga membantu memindahkan serbuk sari dari satu bunga ke bunga lain.

Halaman:

Tags

Terkini